USB Dead Drops, Cara unik untuk berbagi file.

Dead Drops
Hello hanivinside.NET readers, :-)
Hari ini saya akan berbagi informasi unik nih. Kalau jaman sekarang kan lagi ngetrend tuh, semuanya serba online. Kita bisa berbagi apapun secara online, dan muncul sebuah teknologi yang namanya Cloud Computing, kalo menurut pengetahuan saya yang gaptek ini sih Cloud Computing itu memungkinkan sebuah file seolah-olah ditaruh di awan, dan kita bisa mengambilnya/menyimpannya kapanpun dan dimanapun sesuai kebutuhan kita. 



Dead Drops
Namun ada seorang seniman asal Berlin bernama Aram Bartholl yang membawa kita ke masa lampau dimana untuk berbagi file dilakukan secara offline dan peer to peer.Akan tetapi Ia melakukannya dengan cara yang unik. Cara ini diberi nama Dead Drops, Yaitu dengan cara menanam sebuah USB Disk di tempat-tempat tertentu, dan USB Disk tersebut bisa digunakan sebagai media berbagi file. Hal itu dilakuan secara offline, peer to peer dan anonim, namun USB Disk tersebut menjadi tanggung jawab bagi kita yang menggunakannya untuk wajib melakukan perawatan, seperti menjaga agar bebas virus, kerusakan, dan menghapus file-file lama. Anda bebas menyimpan file apapun yang dirasa layak untuk dibagi di dalam Dead Drops dan Anda bebas pula mengambil apapun yang ada didalam Dead Drops yang menurut Anda menarik.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

kalau dari Aram Bartholl nya sendiri sih bilang begini :
‘Dead Drops’ is an anonymous, offline, peer to peer file-sharing network in public space. USB flash drives are embedded into walls, buildings and curbs accessible to anybody in public space. Everyone is invited to drop or find files on a dead drop. Plug your laptop to a wall, house or pole to share your favorite files and data. Each dead drop is installed empty except a readme.txt file explaining the project. ‘Dead Drops’ is open to participation
Project Dead Drops pertama kali dibuat oleh Aram Bartholl di lima tempat pada Oktober 2010, yaitu :
Dari tahun 2010 sampe sekarang udah ada 1000 lebih Dead Drops tersebar diberbagai negara yang terdaftar di situs deaddrop.com. Tapi kayanya di Indonesia belum ada deh. 

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

Gimana? Penasaran kan gimana sih Dead Drops itu.. 
Berikut saya kasih contoh penampakan beberapa Dead Drops yang sudah terinstall di beberapa tempat.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

USB Dead Drop - Cara unik untuk berbagi file secara offline tanpa harus terhubung dengan jaringan.

Dokumentasi lengkap Dead Drops ada di album Flickr nya disini
http://www.flickr.com/photos/bartholl/sets/72157625142951009/

Nah, karena di Indonesia belum ada Dead Drops, tertarik untuk menjadi yang pertama yang buat dead drops di Indonesia gak ? kalo minat, beginilah cara buat Dead Drops nya.

Bahan :
-USB flash drive
-Plumber tape
-Patching Cement atau lem (tergantung medianya)

Alat :
-Bor
-Obeng

Alat dan Bahan pembuatan dead drop

Langkah-langkahnya :

1. Bongkar USB drive
Proses pembuatan Dead Drop

Proses pembuatan Dead Drop

2. Bungkus USB drive tadi yang di bongkar pake Plumble tape (Seal tape).
Proses pembuatan Dead Drop

Proses pembuatan Dead Drop

3. Cari tempat buat "tanem" tuh USB drive. terserah mau dimana juga. saya saranin di publik area sih. biar orang gampang ngaksesnya. kalo dah dapet tinggal bor. lubangnya pasin ama usb nya
Proses pembuatan Dead Drop
Proses pembuatan Dead Drop

Proses pembuatan Dead Drop

4. Tutup pake semen sisi-sisinya. jangan ampe ada semen yang nempel di mulut USB nanti ga bisa kerja USBnya
Proses pembuatan Dead Drop
Proses pembuatan Dead Drop

Jadi deh. :)
Proses pembuatan Dead Drop


Tinggal submit, ke dead drops biar kedaftar di situs http://deaddrops.com/
Ada beberapa syarat lagi, yaitu file yang wajib ada di dalam dead drop. yaitu :
http://deaddrops.com/download/readme.txt
http://deaddrops.com/download/deaddrops-manifesto.txt

Kalo udah jadi semua. Buat dokumentasinya. Jepret deh Dead Drop yang anda buat. 3 foto wajib untuk submit ke web deaddrop.com, yaitu foto jarak jauh, sedang, dan close up. 

Videonya bisa disimak dibawah ini

F.A.Q
Q: Masalah Keamanannya gimana?
A: Aman kok, selama mental yang menggunakan ga "jahat"

Q: Fungsinya buat apa sih?
A: buat berbagi file, misal punya video demo band , bisa di masukin disitu, kan lumayan jadi ajang promosi gratis, atau untuk pasang iklan gratis disitu juga bisa.

Q: kalo tujuannya ?
A: tujuannya ya,, biar ga selalu onlen buat ngedapetin aplikasi atau resource lainnya.

Q: nanti kalo di colong gimana??
A: sekali lagi mental yang berbicara

Q: yang ngontrol dan maintenance siapa?
A: ya kita,, dari kita untuk kita. ibaratnya ini barang FASOS

Si penggagas Dead Drops nih, Aram Bartholl
Aram Bartholl












Referensi :
Kaskus

Sumber:
dead drop

Published :

By Haniv Einztein
Pure and Simple. Ditakdirkan sebagai cowok ganteng, normal berkelakuan baik, saya dibesarkan, dirawat, dididik, dipelihara, dikembangkan, dilestarikan dan dibudidayakan ditengah keluarga dengan tingkat perekonomian menengah kesamping. Tinggal di Reo, Chuuk, Micronesia

6 komentar

efek positif dan negatifnya apa?
kalo di indonesia pasti akan di salah gunakan.
seperti penyebaran virus komputer & pencurian data.

Reply

itu masalah mental masing-masing sih, karena ini bersifat anonim.
diatas sudah dijelaskan untuk orang yang menggunakan dead drops, dia berkewajiban untuk me-maintance dead dropsnya. mulai dari virus, kerusakan, dan hal-hal potensial lainnya.

kalau di Indonesia sih saya juga masih ragu terhadap mental orang-orang Indonesia yang suka merusak. kurang bisa merawat fasilitas umum. dan satu lagi masalah selain virus atau pencurian USBnya. yaitu masalah banjir, =)) kalau menaruhnya di tempat yg kurang tepat bisa cepat rusak tuh USB.

diatas sudah saya update beserta FAQnya.
seputar pertanyaan masalah dead drops.

untuk masalah pencurian data?
sekali lagi ini bersifat anonim, dan bebas. jd kalau itu data penting lebih baik jangan di taruh di dead drops.
sesuatu yang ditaruh di dead drops haruslah file yang bebas untuk disebarluaskan.

Reply

Izin nyimak aja deh sob.. h3h3h3

Reply

Seni Instalasi yang menarik sebagai implementasi protes terhadap sentralisasi data yang dilakukan oleh penguasa modal. Padahal ada yang online namun peer-to-peer yaitu Torrent.
USB Dead Drops cocok untuk daerah rural yang belum terjangkau oleh jaringan data, khususnya RTRW Net

Reply

agak pesimis jg sih kalo dijakarta atau kota2 besar bikin ini, eh bukannya ane pesimis dengan project ini bakal gagal di indonesia, masalahnya buang sampah tuk kebersihan & kesehatan masing2 aja masih susah apalagi kayak ginian. kalo di indonesia tuk sekarang sih proyek yang masih kayak ginian bakal susah karena gak ada yang ngontrol, ya karena tingkat kesadaran penduduknya masih "agak" rendah.

mesti butuh semangat swasembada masyarakat yg bagus, dan mesti bisa merawat. :)
tp kalo dipasang didaerah yg masih belum terjangkau jaringan, dan masyarakatnya masih mempunyai "rasa memiliki" sehingga kesadaran untuk memelihara. pasti project ini bakal berhasil dan berguna sekali.

Reply

Poskan Komentar

- Kritik dan saran sangat saya nantikan untuk kemajuan blog ini.
- Silakan report, jika ada link yang mati.
- Mohon untuk berkomentar sesuai dengan tema postingan.
- Dilarang berkomentar yang mencantumkan LINK AKTIF. jika ditemukan, akan saya hapus.
notifikasi
close